Biker Indonesia yang mengelilingi dunia menggunakan motor...

0 Comment
2014-08-15 10:59:47
 

Jeffrey Polnaja, penjelajah dunia asal Indonesia (paling kanan), bersama Grant dan Susan Johnson -- pendiri organisasi jelajah dunia Horizons Unlimited.

 

VIVAnews – Jeffrey Polnaja, penjelajah dunia asal Indonesia yang berpetualang seorang diri menggunakan sepeda motor, kembali berkelana ke berbagai negara dengan sepeda motornya, BMW R1150 GS Adventure.

Kang JJ, sapaan Jeffry, sebenarnya pernah melakukan touring selama dua tahun pada 2006-2008 dan telah menaklukan 72 negara mulai dari Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.  Tahun lalu, Jeffry kembali melanjutkan perjalanan keliling dunia. Ia berencana menempuh jarak sejauh 220.000 kilometer melintasi beberapa negara di Eropa, Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Australia.

Pada penjelajahan kali ini, Jeffry yang mengemban misi “Ride for Peace (RFP) – Solo Riding Exploring Five Continents on Two Wheels,” berkesempatan membagi pengalamannya berpetualang dan menjadi pembicara di depan ratusan penjelajah dunia asal Kanada di acara bertajuk “The Horizons Unlimited Adventure Evening” di Holeshot Motorsport, British Columbia, Langley, Kanada.

Jeffry menjadi satu-satunya petualang motor dari Asia yang pernah tampil di acara tersebut. “It’s good to have an end to journey toward, but it is the journey that matters in the end,” kata Jeffry di hadapan para pesert yang berkumpul untuk mendengarkan presentasi Ride For Peace Jeffry yang saat ini  sedang singgah di Vancouver setelah menjelajah Eropa dan sebagian Asia beberapa bulan lalu.

“Rencananya, dari sini saya akan melanjutkan perjalanan menuju Amerika Serikat dan menembus Amerika Selatan. Namun cuaca di Kanada masih belum menentu, dan salju masih tebal menutup sebagian besar rute yang akan dilalui nanti,” ucap Jeffrey dalam rilis yang diterima VIVAnews, Sabtu 27 April 2013.

Kisah-kisah penjelajahan Jeffry yang dramatis berhasil memukau dan memikat perhatian hadirin yang hampir seluruhnya pernah merasakan pengalaman menjelajah negeri orang dengan sepeda motor. Emosi para bikers penjelajah terbawa. Mereka seakan merasakan pahit getir perjalanan Jeffry.

Ada kalanya mereka terperangah ketika mendengar cerita Jeffrey menjelajahi medan off road di Siberia sejauh 1.450 kilometer dalam sehari dan upaya bertahannya di berbagai kesulitan. Saat cerita Jeffry sampai bagian ia terancam seekor beruang di hutan di Bhutan beberapa tahun silam, ada peserta yang tertawa lucu. Tapi banyak juga yang terheran-heran mendengar Jeffrey bisa selamat dari amukan hewan buas tersebut.

Namun para bikers juga merasa sedih manakala Jeffrey bercerita kehilangan sepeda motor BMW R 1150 GS Adventure saat diparkir di depan hotel di dekat kantor polisi di Amsterdam, Belanda, Mei 2012. Meski raib, Jeffrey tak bisa terus menyesali kehilangan BMW pada misi keliling dunia keduanya ini.

Para pendengarnya juga terperanjat ketika mengetahui musibah Jeffry saat ditabrak mobil di tengah gurun Baluchistan, hingga motor Jeffry rusak dan terseok-seok jalannya. Musibah saat diserempet truk tronton di Kazakhstan melengkapi suka-duka perjalanan panjang Jeffry.

Untuk diketahui, kehadiran Kang JJ dalam acara tersebut memenuhi undangan dari Grant dan Susan Johnson, pendiri organisasi jelajah dunia Horizons Unlimited. Organisasi bagi para penjelajah dunia ini beranggotakan ratusan ribu petualang bermotor dari berbagai penjuru dunia.

Dalam sambutannya, Grant Johnson mengungkapkan kegembiraannya atas kehadiran Jeffrey. Bagi keduanya, pertemuan itu merupakan yang pertama setelah selama tujuh tahun berkomunikasi melalui email. Horizons Unlimited yang dibentuk sejak tahun 1997 bertujuan untuk menginspirasi, memberi informasi, dan memperkuat koneksi antarpenjelajah motor di seluruh dunia. Setiap tahun mereka mengadakan beberapa pertemuan rutin di berbagai negara.

Selain bercerita pengalaman, Jeffrey juga sempat memberikan kejutan kepada para bikers berupa makanan khas Indonesia, lemper. “Lucu. Mungkin karena senang dengan rasanya, ada bikers yang diam-diam mengantongi lima lemper sekaligus. Malah ada yang mengira lemper dimakan berikut daun pisang pembungkusnya,” ujar Jeffrey.

Bagi Jeffrey, berbicara di tengah publik seperti di kesempatan tersebut memiliki arti tersendiri baginya. Melalui kesempatan itu, dia bisa ikut memperkenalkan pariwisata Indonesia di mancanegara. “Ketika diperlihatkan peta Indonesia, mereka jadi ingin tahu banyaknya pulau di tanah air kita, dan ingin lebih mengetahui segala keindahan alam yang tidak bisa ditemukan di negerinya,” kata dia.



© VIVA.co.id

http://otomotif.news.viva.co.id/news/read/408565-kisah-biker-indonesia-menunggang-moge-keliling-dunia

 
0 Comment

Send a comment

  

Send

 

Daftar Belanja  

Belum ada produk yang dibeli.

Ongkos Kirim Rp‎ 0
Total Rp‎ 0

Daftar Belanja Selesai

Online Help

    Yahoo Messenger Online Help

Latest Posts

View all

Blog categories